Hanung: Film Indonesia Bergairah Karena Orang Indonesia
Pebriansyah Ariefana - detikMovie
Hanung (rachman/detikhot)
Jakarta - Anggapan film Hollywood lah yang menggairahkan perkembangan film Indonesia ditampik oleh Sutradara Hanung Bramantyo. Film Indonesia bergairah karena sineas lokal, bukan karena film Hollywood.
Hanung menjelaskan, sebelum era reformasi tahun 1998, film Indonesia memang sangat lesu. Setelah itu, film Indonesia bangkit. Siapa yang membangkitkan? Sebut saja film 'Petualangan Sherina' dan film remaja 'Ada Apa Dengan Cinta?'.
"Faktanya yang bangkitkan orang indonesia itu orangnya sendiri. Setelah 'Petualangan Sherina' dan 'Ada Apa Dengan Cinta', bangkit lagi," kata Hanung saat berbincang dengan detikhot, Sabtu (19/2/2011).
Buktinya apalagi? Setelah itu diawal tahun 2000-an, Indonesia kebanjiran produksi film. Bahkan saat 'Laskar Pelangi' muncul dengan jumlah penonton terbanyak 4,2 juta di Indonesia.
"Sejauh ini 'Laskar Pelangi' nggak bisa ditaklukan, 4,2 juta. Film Hollywood sekalipun belum ada yang tempus saat diputar di Indonesia," jelas Hanung.
Namun sayangnya setelah 'Petualangan Sherina', 'Ada Apa Dengan Cinta?', atau 'Ayat-ayat Cinta', tidak ada inovasi lagi. Banyak tema film yang sama, namun tidak berkembang.
"Misal pertama kali film horor 'Jelangkung', film itu inovsi baru yang menyatukan pop culture dan hantu. Tapi setelah itu, film horor semua serupa, dengan cerita yang sama, plotnya sama. Begitu juga 'Petualangan Sherina', setelah itu nggak ada film anak-anak yang dongkrak," paparnya.
(ebi/ebi)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar